Ayo Tuliskan!!

Laman

Sabtu, 21 Maret 2015

Bidan Khayalan Beda Pelayanan



Sambil menunggu antrian aku pengen cerita sesuatu yang menggenang dalam otak. Hari itu usia kehamilanku 7 bulan 3 minggu 2 hari. Usia kehamilan yang menakjubkan karena diusia ini perkembangan otak janinku memasuki usia emasnya. Katanya kalau otaknya mendapatkan rangsangan maka itu akan lebih baik lagi buat perkembangan otaknya. 

Makanya ketimbang nunggu, bengong, lirik-lirik pasien mondar mandir menunggu antrian, menikmati tangisan bayi 3 bulan yang tepat berada di sebelahku. Yang menurut data yang kudapat setelah ngarol-ngidul sama emaknya ternyata si kecil sudah demam 2 hari ini ples batuk dan beringus. Duh, kacian. Moga cepat sembuh dede sayang. Meskipun kenalnya juga baru saat itu. 

Oh iya. Jujur nih kayaknya aku lagi kangen dengan profesi lama yang tertinggal. Tertinggal?

Senin, 16 Maret 2015

Makin Sakit? Makin Baik!

“Buku ini cocok buat kaula muda yang banyak memiliki hasrat. Ingin ini itu yang begitu banyak. Tapi tak cakap kita mengelola hasrat tersebut. Bahkan kita acapkali dikendalikan oleh si hasrat tersebut. Sehingga kita jatuh sakit. Bagaimana cara mengendalikan hasrat tersebut? Buku ini akan mengupasnya!” (Bachtiar Efendi, Ketua wilayah FLP SULUT)

Assalamualaikum, ASSALAAM




Alhamdulillah buku ke-6 saya telah terbit, “Makin Sakit? Makin Baik!”. Mohon doanya agar saya bisa melahirkan banyak lagi buku-buku berikutnya. Semua ini tentu tak lepas dari ilmu dan doa dari guru-guru tercinta. 6 tahun di pondok dulu bukanlah waktu yang sedikit.

Jadi teringat tempat pertama yang menstimulasi jari jemari ini menulis. Menulis apapun yang menggenang di otak dan yang menumpuk di hati. Dari pelajaran yang kadang tertinggal karena guru yang tak masuk atau karena derasnya kritik yang ingin sekali mengomentari. Namun apa daya?

Sabtu, 14 Maret 2015

Pasca 10 cm


Memeriksa tensi, nadi, pernafasan hingga palpasi untuk mengetahui bagaimana kondisi janin dalam rahim adalah sesuatu yang biasa. Itu sejak zaman dulu kerjaannya bidan. Apalagi melayani pasien yang siap mempertaruhkan nyawanya demi si kecil, itu pun tentunya sudah biasa. Hampir berhari-hari bahkan ada yang sampai bertahun-tahun melakoninya di depan mata. Dan semua itu tentunya adalah hal biasa.

Saya meyakini, tak ada sesuatu atau apapun yang terjadi di muka bumi ini terjadi secara kebetulan atau hanya fiktif belaka. Segalanya punya maksud, tujuan, harapan dan tentunya pelajaran. Tak ada yang terjadi secara sia-sia, yang ada itu kita menyia-nyiakan apa saja yang sedang dan akan terjadi. Bukannya begitu?

Jumat, 13 Maret 2015

Buku Kecilmu? Ajaib!


Masih teringat jelas ketika itu aku kelas ujian, alias kelas 3 Mts. Sudah jadi kebiasaan bila aku tak punya kerjaan di kamar dan teman-teman pada kluyuran pastinya aku memilih ke kamarnya mba. Sekedar mencari suasana baru atau membongkar buku-bukunya. Entah kenapa juga sejak kecil aku paling suka membongkar dan mba adalah tukang merapikannya. (itu dulu)

Sewaktu itu aku dan mba tinggal dalam satu asrama, hanya saja beda lantai. Aku di lantai 3 kamar 3. Mba di lantai 2 kamar triplex. Ya, cukup unik kamar mba ini karena di dalamnya memuat banyak santri dan banyak triplex tentunya. Heheh ...

Setiap kali aku masuk di dalam kadang aku canggung kadang juga biasa-biasa saja. Maklum senioritas dan junioritas lumayan pekat ketika itu. Tapi