Dua hari yang lalu aku sempat berasyik
ria SMS-an dengan salah satu sahabat dekatku. Ya, sahabat sewaktu masih kuliah
dulu. (Sebut saja namanya Mawar, heheh) Sekarang ini kesibukannya adalah
bekerja sebagai bidan di sebuah desa. Subhanallah,
menurutku.
Kami saling bertukar kabar seperti
biasanya mengawali percakapan. Entah itu bicara sedang apa, sibuk apa sampai
pada akhirnya bicara soal tema yang tak pernah kadaluarsa. Tema ini selalu
dibahas karena tak ada jatah habisnya. Kalau di zaman dulu hanya pembicaraan
orang dewasa sekarang pun anak TK sudah lihai membicarakannya. Apaan tuh?
Apalagi kalau bukan cinta. Heheh... iya dong?
Di akhir SMS akhirnya terungkap juga
salah satu bait lampiran doa yang sering dia minta. Bukannya bila orang meminta
kita mendoakannya itu pertanda ada separuh dari permohonannya kepada Tuhan?






