Ayo Tuliskan!!

Laman

Selasa, 09 Oktober 2012

Berawal Partisipasi Menuju Prestasi



Kenangan itu bak letusan bara amarah. Diam, tenang namun dalam kedalamannya menyimpan bom waktu. Sejarah mana yang tak akan teringat jika sejarah itu adalah masa keemasan ketika kita hidup. Mudah dikenang karena dia terekam hebat dalam memori. Dalam denyutan nadi yang hangat masih terasa hingga kini bagaimana ledakan bahagia itu meledak! Dahsyatnya sebuah kenangan.
            Ketika itu saya kelas dua Aliyah, Alhamdulillah ketika itu saya dipercayai menjadi ketua panitia pekan 17 Agustus di pesantren Assalam. Sudah pastinya acara turun temurun yang tak lain menjadi warisan setiap pergantian pengurus harus terukir kembali setiap tahun. Melelahkan tapi menakjubkan buat saya ketika menajdi panitia!
            Masa-masa emas ini saya lewati dengan penuh semangat! Karena? Sejarah saya sungguh sangat memprihatinkan. Ketika SD dulu, saya selalu mengungguli peringkat 10-20 besar. Sedikit pun saya yang terbilang murid terbelakang sungguh tak terpakai. Saya pernah merasakan itu. Bagaimana irinya ketika teman-teman yang lain begitu aktif berpartisipasi dalam beragam lomba. Sementara saya? Masih sibuk dengan dunia autis.
            Masa yang sungguh berbeda! Ketika saya kelas dua dan tiga Aliyah, itulah masa penuh kenangan. Ketika kelas dua Aliyah tahun 2007 saya berhasil meraih sertifikat juara 1 dalam 5 jenis perlombaan untuk tingkat Aliyah. Saya juara mengarang, kaligrafi, cerdas cermat agama dan qasidah. Sedangkan ketika kelas tiga saya meraih juara 1 untuk 4 jenis perlombaan yaitu kaligrafi, syahrinul quran, tahfidzul quran dan mading kelas. Dan Alhamdulillah ketika kelas tiga saya dapat jatah mengikuti lomba tingkat nasional dalam dua perlombaan. Sayangnya satunya hangus karena saya kebelet lulus Aliyah. Hehe …
            Rasa bahagia ketika

Rabu, 03 Oktober 2012

Kampanye Negatif, Penyebab Imunisasi di Lhokseumawe Menurun


REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- Sejak April 2012, banyak tersebar berita negatif tentang manfaat dari imunisasi. Berita yang tersebar melalui selebaran, televisi, radio, internet bahkan dalam acara ceramah keagamaan telah memberikan dampak yang signifikan pada penurunan cakupan imunisasi di kota Lhokseumawe.
Isu vaksin haram bukanlah satu – satunya penyebab turunnya angka cakupan imunisai di kota Lhokseumawe. Selain, minimnya informasi tentang manfaat vaksin, penolakan vaksin juga datang dari keluarga pasien. Ernawati salah seorang Petugas Dinas Kesehatan kota Lhokseumawe menjelaskan, keluarga inti dari pasien juga mempengaruhi keputusan pemberian atau tidaknya vaksin pada seorang anak. “Orang tua pasien seperti ibu, memang sudah banyak yang mengetahui tentang manfaat vaksin. Namun

Lima Keuntungan Menjadi Vegetarian



REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Sebagian orang memilih menjadi vegetarian atau hanya mengkonsumsi sayuran karena berbagai alasan, salah satunya untuk kesehatan.
Berikut ini adalah lima keuntungan dengan menjadi vegetarian.
Keuntungan pertama dengan menjadi vegetarian adalah memiliki perut yang sehat. Dengan memakan banyak sayuran dan buah berarti semakin banyak serat yang dikonsumsi, sehingga akan menjaga usus besar tetap bersih.
Selain itu, nutrisi dari sayur dan buah sangat baik untuk perut, karena merupakan sumber asam amino yang sangat baik untuk metabolisme tubuh.
Selain baik untuk perut, menjadi vegetarian juga bisa menjauhi tubuh dari lemak jahat. Sayur dan buah merupakan bahan makanan yang memiliki kandungan lemak yang sangat baik dan tidak membahayakan tubuh. Oleh sebab itu,

Ibrahim Killington, Penganut Paganisme yang Memeluk Islam


REPUBLIKA.CO.ID, Sebelum menjadi Muslim, Ibrahim Killington lebih banyak menghabiskan waktu untuk bersenang-senang. Menegak minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang sudah menjadi kebiasaanya. "Saya bergaul dengan orang yang sama seperti saya. Dengan harapan, kesenangan dan kebahagian itu tak pernah berakhir," kenang dia.
Berbicara soal Islam dan Muslim, ia tak banyak mengetahui hal itu sebelum tragedi 9/11. Ia hanya mendengar istilah teroris banyak diulas pada setiap pemberitaan baik cetak maupun elektronik. Ia sempat bingung, apakah Islam dan Muslim itu teroris.
Namun, pemberitaan negatif itu mulai mempengaruhi pandangannya terhadap Islam dan Muslim. Satu hal yang tertanam dalam dirinya,

SD hanya Enam Mata Pelajaran Saja


REPUBLIKA.CO.ID,BANJARMASIN--Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim mengatakan kurikulum pendidikan sekolah dasar akan segera diubah menjadi hanya enam mata pelajaran sehingga tidak terlalu memberatkan pelajar.
Menurut Musliar usai acara nonton film inspiratif bersama ratusan siswa dan guru di Banjarmasin, Rabu, saat ini kurikulum pendidikan SD sangat luas dan cukup banyak, sehingga pendidikan menjadi tidak fokus atau seakan kehilangan arah.
Selain itu, kata dia, siswa SD juga menjadi sangat terbebani dengan