Ayo Tuliskan!!

Laman

Selasa, 03 Juli 2012

Stroke Kini Mengincar Orang Muda yang Gaul

imgJakarta, Angka kematian akibat stroke di Indonesia naik dari tahun ke tahun. Yang mengkhawatirkan, stroke saat ini tak hanya milik kaum tua saja, melainkan juga mulai marak menjangkiti kaum muda. Hal ini membuat stroke berhasil menempati posisi sebagai penyebab utama kematian yang disebabkan penyakit non infeksi di indonesia.

Stroke adalah kerusakan otak akibat sumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak. Menurut Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2008, jumlah penderita stroke mencapai 8,3 per 1.000 populasi di Indonesia. Dengan populasi sekitar 211 juta jiwa, berarti terdapat sekitar 1,7 juta penderita stroke di Indonesia.

Data yang berhasil dihimpun Kementerian Kesehatan dari seluruh rumah sakit di Indonesia menemukan bahwa sebanyak 12 juta penduduk Indonesia yang berumur di atas 35 tahun berpotensi terserang stroke. Padahal dulu penyakit ini lebih banyak menyerang mereka yang usianya sudah 55 tahun ke atas.

"Stroke paling banyak dialami orang yang berusia 55 - 65 tahun. Semakin tua usianya, makin banyak pembuluh darah yang tersumbat atau mengalami arteroskletrosis. Namun kecenderungannya sekarang stroke juga sudah bisa menyerang saat usia 25 - 35 tahun, ini namanya stroke muda," kata Prof dr Teguh Ranakusuma, SpS (K), dokter spesialis saraf dari Departemen Neurologi FKUI-RSCM ketika berbincang dengan detikHealth, Rabu (4/7/2012).

Pada kaum muda, serangan stroke sangat berkaitan dengan gaya hidup serta temperamen yang cenderung ambisus. Gaya hidup kaum muda yang disinyalir memicu stroke adalah penggunaan obat perangsang, narkoba serta kebiasaan merokok.

Mengonsumsi obat perangsang dan narkoba membuat aliran darah menjadi meningkat. Sedangkan kebiasaan merokok menyebabkan penumpukan kotoran di bagian dalam pembuluh darah atau aterosklerosis. Kombinasi obat-obatan dan rokok ini sangat mudah memicu terjadinya stroke.

Mengingat faktor risiko stroke adalah hipertensi dan kolesterol, makanan junk food dan banyak berlemak ditengarai ikut memicu prevalensi stroke di usia muda. Kesemua faktor di atas tak lepas dari gaya hidup kekinian yang banyak diadopsi anak-anak muda, yaitu seks, narkoba, rokok dan junk food.

Prof Teguh mengamati, yang paling khas dari stroke usia muda ini adalah makin banyak temperamen orang-orang muda yang mudah naik darah. Oleh karena itu, sistem pendidikan sebaiknya dibenahi agar siswa didik memiliki gudang memori yang lebih banyak. Dengan demikian, maka setiap masalah hidup dapat dihadapi dengan cerdas.

"Kalau sekarang ini kita lihat anak-anak muda memorinya pendek sekali. Hidup ini memang perlu ambisi, tapi jangan lantas jadi ambisus. Stroke dan tekanan darah tinggi itu juga bisa disebabkan banyaknya ketegangan dalam hidup," tutur Prof Teguh.

Selain faktor gaya hidup, Prof Teguh juga menegaskan bahwa stroke pada usia muda ini juga bisa disebabkan oleh genetik. Kalau seorang ayah atau ibu sudah punya kecenderungan stroke, maka stroke bisa lebih cepat muncul pada anak-anaknya. Untuk meminimalisir faktor risiko genetik ini, maka orang yang berpotensi terserang stroke sebaiknya segera diarahkan untuk menjalani pola hidup sehat.

"Stroke ini kan penyakit yang polanya jelas sekali dan tiap orang sebenarnya punya potensi terkena stroke. Untuk meminimalisir risiko stroke caranya yaitu mengubah pola hidup, kurangi garam, hindari makanan berlemak, daging merah, perbanyak makan sayur, buah dan minum air putih," tutur Prof Teguh.

sumber:
http://health.detik.com/read/2012/07/04/100415/1957255/775/stroke-kini-mengincar-orang-muda-yang-gaul?l11755775

Spanyol yang Selalu Jadi Diri Sendiri


Jakarta - Usai sudah pesta Piala Eropa 2012 dan Spanyol berhasil mempertahankan supremasi mereka. La Furia Roja seperti mengajarkan bagaimana meraih kemenangan dengan menjadi diri sendiri, sekaligus menjawab segala keraguan yang ada.

Tak ada yang meragukan kehebatan 'Matador' dalam empat tahun terakhir dengan titel Piala Eropa dan Piala Eropa yang mereka sandingkan. Maka wajar jika Spanyol tetap jadi unggulan saat pergi ke Polandia-Ukraina.

Tapi jangan lupakan juga bahwa Spanyol datang dengan segelintir masalah yang bisa jadi menghadang misi mereka di tahun ini. Masalah utama tetaplah mengenai rivalitas para pemain Real Madrid dan Barcelona yang dianggap masih terbawa hingga Iker Casillas cs serta Xavi Hernandez dkk memakai jersey Spanyol.

Bukan apa-apa, mengingat sebelum menuai kesuksesan seperti sekarang ini, Spanyol dulu kerap bermasalah dengan yang namanya primordial alias kedaerahan, di mana skuad bertabur pemain berbakat dari berbagai suku seperti Castilla, Basque, Catalan, Andalusia dan lain-lain.

Problem itu pula yang dinilai sebagai penyebab sulitnya Spanyol berprestasi dan dulu kerap dijuluki tim spesialis kualifikasi.

Masalah kedua datang dari absennya dua pemain kuncinya, yakni David Villa serta Carles Puyol yang masih berkutat dengan cederanya masing-masing. Villa adalah top skorer sepanjang masa yang juga peraih sepatu emas di Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2008.

Maka kehilangan Villa disertai Fernando Torres yang masih bermasalah dengan kepercayaan dirinya, Spanyol diprediksi akan kesulitan mencetak gol. Sementara itu Puyol, meskipun sudah berumur tetap dianggap jenderal lini belakang yang membuat Casillas nyaman di bawah mistar.

Dua masalah tersebut plus juga keraguan mengenai motivasi para punggawa Spanyol menjadi juara lagi jadi handicap mereka di turnamen ini. Maka adalah pekerjaan rumah besar bagi pelatih Vicente Del Bosque untuk bisa mencari solusinya.

Sementara itu rival utama macam Jerman dan Belanda justru tengah dalam kepercayaan diri tinggi mengingat mereka punya banyak pemain muda yang sedang haus gelar dan tengah dalam peak performance.

Siapa yang tak terpukau melihat penampilan Der Panzer di bawah arahan Joachim Loew yang membuat sepakbola "kaku" yang dulunya jadi khas Bangsa Aria itu tak terlihat lagi. Lalu Belanda punya lini serang yang dahsyat di mana dua top skorer liga top Eropa berada di sana, yakni Robin van Persie serta Klaas Jan Huntelaar.

Belum lagi ancaman juga datang dari Italia yang sedang berevolusi selama ditangani Cesare Prandelli, Prancis yang tengah menikmati era baru bersama Laurent Blanc atau dua kuda hitam, Inggris serta Portugal, yang bisa mengejutkan setiap saat.

Tapi Del Bosque bukan pelatih sembarangan dan dengan curriculum vitae-nya sebagai eks pelatih Real Madrid dengan dua titel La Liga plus dua trofi Liga Champions, orangtua yang satu ini punya segudang inovasi baru di dalam otaknya.

Satu yang paling terlihat adalah penggunaan strategi "false 9" di mana ia kerap memainkan Cesc Fabregas menggantikan peran striker pada formasi 4-3-3 yang terlihat menjadi 4-6-0.

Bukan tanpa alasan Del Bosque tentunya menggunakan taktik ini mengingat ketiadaan Villa membuatnya harus memutar otak untuk mencari siapa yang akan ditugaskan mencetak gol. Plus mengantisipasi lawan yang bisa jadi akan menumpuk banyak pemain tengah untuk mengimbangi superiotas lini tengah Spanyol yang diisi trio Xavi-Xabi Alonso-Sergio Busquets.

Taktik ini pun tak lepas dari kritik karena dianggap membuat permainan Spanyol menjadi membosankan dengan terlalu seringnya mengoper tanpa adanya eksekusi di depan gawang. Tapi justru gaya baru dari Del Bosque ini cukup ampuh untuk membuat lawan kewalahan dan terkuras fisiknya.

Duel kontra Italia dan Kroasia di fase grup plus lawan Prancis di perempatfinal jadi buktinya keampuhan taktik Del Bosque itu. Di saat lawan mulai kelelahan, Del Bosque lantas memasukkan tiga kartu AS-nya yakni Fernando Torres, Jesus Navas dan Pedro Rodriguez yang ditugaskan untuk meningkatkan tempo permainan Spanyol dan menarik lawan untuk bermain lebih ke sisi lebar lapangan.

Dan laga final kontra Italia yang "berat sebelah" juga jadi jawaban atas segala kritikan yang menerpa Spanyol. Selain soal penggunaan "False 9", kejelian Del Bosque lainnya adalah menempatkan Sergio Ramos dan Gerard Pique sebagai tembok tebal di depan Casillas.

Hanya satu gol yang bersarang di gawang Casillas tak lepas dari peran kedua pemain yang awalnya diragukan bakal bisa klop bermain bersama, mengingat Ramos dan Pique bermain bagi Madrid serta Barca.

Tapi keduanya menjawab segala isu mengenai ketidakharmonisan yang beredar sebelum turnamen dengan penampilan kelas wahid di area pertahanan Spanyol. Khusus untuk Ramos, Del Bosque pantas berterima kasih pada Jose Mourinho yang memainkan bek 26 tahun itu di pos bek tengah di paruh kedua musim akibat cedera berkepanjangan Ricardo Carvalho.

Tak ada lagi permainan keras menjurus kasar yang diperlihatkannya dan bek yang tampil dengan potongan rambut pendeknya terlihat bermain lebih tenang dan elegan. Acuannya adalah Ramos menempati posisi teratas dalam Indeks Castrol, mengungguli Cristiano Ronaldo dan Pique.

Dua faktor itulah yang kemudian saya nilai sebagai kunci utama mengapa Spanyol akhirnya berhasil mementahkan segala keraguan serta klenik yang mengatakan tidak ada tim yang bisa mempertahankan titel juara Eropa. Selain tentunya juga penampilan luar biasa Andres Iniesta sepanjang turnamen.

Namun terlepas dari faktor-faktor itu, ada kesimpulan yang bisa diambil yakni keyakinan Spanyol akan sepakbola tiki-taka mereka menjadi jawaban atas mengapa trofi Henry Delaunay bisa dipertahankan. Meski didera banyak kritik karena gaya bermainnya dianggap "membosankan", tapi Casillas dkk tahu bahwa tiki-taka lah yang sudah membawa mereka seperti sekarang dan hanya dengan cara itu lah kesuksesan (kembali) bisa diraih.

"Sepakbola tidak hanya punya satu gaya. Yang terpenting adalah mencetak gol. Para pemain kami punya intelejensia tinggi dan kami punya skuat yang seimbang. Kami memang memiliki striker, tapi kami memilih untuk memainkan pemain yang sesuai dengan gaya kami," ucap Del Bosque.

Di saat para raksasa seperti Jerman, Belanda, Italia serta Inggris bisa dibilang tak lagi bermain dengan identitas sepakbola mereka sebenarnya, Spanyol seperti mengajarkan bahwa menjadi diri sendiri adalah jalan terbaik untuk meraih kesuksesan.

sumber:
http://sport.detik.com/pialaeropa/read/2012/07/04/114518/1957368/1380/spanyol-yang-selalu-jadi-diri-sendiri

Rabu, 27 Juni 2012

MASUK ISLAM SETELAH MENGETAHUI ADA BAKTERI DLM AIR LIUR ANJING

Seorang ilmuwan besar yg mendalami bidang bakteri berkunjung ke Mesir untuk menyekolahkan anaknya dan dia sendiri memperoleh pekerjaan dalam bidangnya tersebut. Pada suatu hari dia membaca buku hadist yg berhubungan dengan masalah kesehatan. Tiba-tiba dia tidak percaya ketika membaca hadist Nabi saw,
“Jika seekor anjing menjilat perkakas rumah salah seorang diantara kalian, maka cucilah alat (tempat) itu tujuh kali, satu kali diantara yg tujuh itu dicampur dengan tanah..”

Sejenak dia berdiam menatap hadist itu. Dalam dirinya mulai timbul pertanyaan-pertanyaan yg menggoda : Perintah mencuci tujuh kali itu memang harus dilakukan, dan merupakan kewajiban, namun mengapa Nabi masih menyuruh membasuh tempat itu satu kalinya dengan tanah? Tidakkah dengan memakai air saja sudah cukup?

Pertanyaan itu begitu menggoda. Tanpa menunggu waktu lagi, segera dia mengambil sebuah perkakas rumah dan membiarkannya dijilati anjing. Dia lalu mencucinya dengan air tujuh kali. Meneliti dengan meneropongnya dibawah mikroskop, dan yg terlihat : Berjuta-juta bakteri masih melekat di tempat itu. Bebarti mencuci dengan air tidaklah cukup untuk menghilangkan bakteri atau kuman-kuman penyakit anjing yg melekat ditempat itu.

Sekarang dia mencoba sekali lagi, mencuci tempat itu dengan debu. Dan setelah diteliti, ternyata, kuman-kuman telah hilang seluruhnya.

Pertanyaan yg timbul dibenaknya sekarang : Siapa yg memberitahukan hal ini kepada Muhammad? Padahal poenemuan rahasia bakteri baru diketemukan oleh Pasteur (1822-1895). Bukankah jauh sekali jarak antara Muhammad dengan Pasteur? Berarti penemuan Pasteur hanyalah mengulang penemuan lama, dimana Muhammad telah mengetahui bahwa bakteri atau kuman penyakit itu ada pada anjing dan dapat dihilangkan hanya dengan mempergunakan debu dan dibasuh dengan air enam kali. Siapa yg memberitahukan hakekat ilmiah ini kepada Muhammad? Tidak lain, Dialah ALLAH!!! ALLAH yg benar-benar menunjuk Muhammad saw sebagai utusan-NYA. Akhirnya ilmuwan itu masuk Islam bersama puterinya yg ikut di Kairo itu. (Bagaimana Aku Melihat ALLAH, 1982)

Bagikan tausiyah ini kepada teman-temanmu dengan meng-klik 'bagikan'/'share' dan undang temen2mu gabung dg klik ‘Invite Your Friends!’

sumber:
http://www.facebook.com/pages/Islamic-Motivation/111078035611992

Kehebatan Puasa Nabi Daud Menurut Rasulullah SAW


Secara spesifik Rosululloh SAW menerangkan manfa'at dari puasa Daud. Ini kita ketahui dari Shahih Bukhari, 1841 :

Telah menceritakan kepada kami ['Amru bin 'Ali] telah mengabarkan kepada kami [Abu 'Ashim] dari [Abu Juraij] aku mendengar ['Atho'] bahwa [Abu Al 'Abbas Asy-Sya'ir] mengabarkan kepadanya bahwa dia mendengar ['Abdullah bin 'Amru radliallahu 'anhuma] (berkata,);

Telah sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berita tentang aku bahwa aku akan terus berpuasa dan shalat malam. Aku tak ingat lagi, apakah kemudian beliau mengutus utusan atau aku menemui beliau, dan

Beliau berkata: "Apakah benar kabar bahwa kamu akan berpuasa tidak akan berbuka dan shalat malam (tanpa tidur)? Puasa dan berbukalah, shalat dan juga tidurlah. Karena bagi matamu ada bagian hak atasmu dan bagi dirimu dan keluargamu ada bagian hak atasmu".

15 Ribu Orang Tidak Bisa Memaafkan Olga Syahputra

Olga kembali membuat sibuk Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Akibat lelucon Olga yang dianggap berbau SARA, pihak Front Pembela Islam (FPI) melaporkan presenter program televisi Dahsyat itu ke KPI.

Artis yang sempat digosipkan menjalin hubungan mesra dengan Jessica Iskandar itu dinilai melecehkan ucapan salam yang biasa digunakan umat muslim. Kejadiannya terjadi saat dirinya tampil di acara Pesbukers pada Selasa (19/6). Olga terkesan menyamakan kalimat Assalammu'alaikum sebagai ucapan yang selalu digunakan pengemis.

"Lu Assalammu'alaikum terus ah, kayak pengemis lu," demikian yang dikatakan Olga ketika ada seorang penonton yang menelpon ke acara tersebut dalam sebuah sesi tanya jawab.

Meski banyak yang dibuat tertawa oleh Olga, tidak sedikit pula yang merasa bahwa bercandaan Olga tidak pantas. Bukan sekali ini saja lelucon yang dilontarkan Olga berbuntut masalah. Olga pun pernah membuat lelucon dari seorang korban pemerkosaan di angkot saat tampil di Dekade pada 16 Desember tahun lalu. Kejadian itu mengakibatkan Olga dilaporkan ke KPI oleh Lentera Indonesia yang merasa bercandaan Olga menyinggung perasaan korban pemerkosaan.

Masalah beres setelah Olga meminta maaf kepada Lentera Indonesia, dan KPI 'hanya' meminta Olga untuk bersikap hati-hati ketika mengucapkan kalimat dalam setiap leluconnya di layar kaca. Sayang sekali laporan dari Lentera Indonesia dan wejangan KPI hanya menjadi angin lalu untuk Olga Syahputra.

Pada Senin (25/6), Yahoo! OMG membuat sebuah jajak pendapat, "Sekian kali bercanda melebihi batas, apakah Olga masih bisa dimaafkan?". Hasilnya cukup mengejutkan.
Sampai tulisan ini diturunkan, dari 18.424 pembaca Yahoo! yang sudah mengikuti jajak pendapat ini, sekitar 15 ribu orang atau 83 persen dari mereka menyatakan TIDAK BISA MEMAAFKAN Olga Syahputra. Sementara sisanya, atau 17 persen di antara mereka MASIH MEMAAFKAN pelantun lagu "Hancur Hatiku" itu.


Seorang pembawa Yahoo!, Dedi, berkomentar bahwa jenis lawakan Olga termasuk konyol dan tidak mendidik. Pernyataannya itu didukung 144 jempol atas. Hanya dua jempol bawah yang tidak mendukung komentarnya tersebut.

Lain halnya dengan pembaca Yahoo! yang lain, Roy S. Dia menyatakan bahwa bukan Olga yang tidak bermutu. Justru para pemilik acara televisi itulah yang tidak memiliki pendidikan. Komentarnya ini didukung 55 jempol atas, dan ditolak 8 jempol bawah.

Bagaimana menurutmu?

Sumber:
http://id.omg.yahoo.com/blogs/blog-editor/15-ribu-orang-tidak-bisa-memaafkan-olga-syahputra.html